Jelang Persiapan Penetapan Dan Pengundian No Urut, KPU Torut Minta Bapaslon Taat Protokol Kesehatan

0
471

TORAJA UTARA, – || Jurnaltivi.com || KPU Kabupaten Toraja Utara gelar coffee morning persiapan  penetapan dan pencabutan nomor urut pasangan calon serta uji publik daftar pemilih sementara dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Toraja Utara 2020.

Dalam acara coffee morning tersebut, hadir AKBP Yudha Wirajati Kusuma, Kapolres Toraja Utara, Kasdim 1414 Tana Toraja, Mayor Inf. B Selvinus, T. Ketua Bawaslu, Kadis Dukcapil, Kepala Kesbang, Wakil Ketua Satgas Covid-19 Toraja Utara, dan sejumlah awak media, KPU Toraja Utara pun meminta agar para bakal pasangan calon untuk tidak lagi mengerahkan massa. Hal tersebut untuk menjamin penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan tahapan Pilkada di tengah pandemi covid-19.

“Jadi sesuai dengan jadwal yang ada di PKPU 5 Tahun 2020, jadwal penetapan dan pencabutan nomor urut kita laksanakan tanggal 23 dan 24 september. Hal ini kami sudah tekankan kepada Bacalon maupun tim LO-nya pada saat menerima perbaikan verifikasi syarat calon, jika ditahapan itu nantinya kami ketatkan protokol Kesehatan. Tidak ada pengarahan massa,” terang Ketua KPU Toraja Utara, Bonie Freedom, saat membuka acara coffee morning di kantor KPU, jumat, (18/09/2020).

Bonnie menambahkan, PKPU terkait pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi sudah sangat jelas tentang aturan dalam hal protokol kesehatan. Salah satunya dengan membatasi jumlah massa, yakni maksimal 50 orang dalam setiap kegiatan tahapan.

“Sesuai dengan PKPU, tiap tahapan itu maksimal melibatkan 50 orang. Jadi jumlah massa yang hadir dari tiap bakal calon itu hanya 25 orang. Yang terpenting itu kan hadir Bacalonnya, serta ketua dan sekretaris partai pengusung dan pendukung,” terang Bonnie.

Koordinasi dan komunikasi dengan gugus tugas, maupun dengan TNI/Polri pun dilakoni, utamanya dalam memperketat protokol Kesehatan untuk tiap pelaksanaan tahapan Pilkada tahun 2020.

“Olehnya itu kami sekali lagi menghimbau kepada Bacalon untuk tidak membawa massa apalagi melakukan arak-arakan. Karena kami melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI, mereka tentunya tegas untuk menindak jika ada yang mencoba mengarahkan massa. Pasti akan berurusan dengan pihak keamanan,” tutup Bonie Freedom.

Sementara AKBP Yudha Wirajati Kusuma, Kapolres Toraja Utara, mengatakan, agar dalam masa kampanye paslon atau partai politik tidak mengumpulkan massa yang berlebihan, untuk menghindari penyebaran covid-19 di toraja utara.

“Kalau ada yang mengumpulkan massa, dan tidak mengindahkan protokol kesehatan akan kami panggil. Tegas Kapolres Toraja Utara Saat membawakan sambutan dalam acara coffee morning yang digelar KPU.

Terpisah, Kasdim Tana Toraja dalam sambutannya menyoroti kurangnya disiplin yang diterapkan oleh bapaslon yang mengumpulkan massa saat melakukan pendaftaran ke KPU beberapa waktu lalu.

“Kami fokuskan pengamanan pada tanggal 23 – 24 saat pengumuman penetapan pengundian nomor urut pasangan calon dan uji publik daftar pemilih sementara, kami berharap bakal calon agar tak membawa massa lebih dari 25 orang, sesuai dengan protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah. Tegas Kasdim 1414 Tana Toraja, Mayor Inf. B Selvinus, T. (TIM/JTV)

LEAVE A REPLY