Gugatan Perceraian Meningkat, Kemenag Konawe, Imbau Masyarakat Jaga Keutuhan Keluarga

0
107

KONAWE_Jurnaltivi.com Angka perceraian di Kabupaten Konawe ditengah pandemi covid-19 di tahun 2020 ini mengalami peningkatan hingga mencapai angka 406 kasus, hal tersebut disampaikan Kepala bagian Humas Pengadilan Agama Konawe  Dr Massadi ,SAg .M.H saat dikonfirmasi diruang kerjannya, senin 30/11/2020.

Menurunnya pendapatan ditengah penyebaran covid-19 membuat ekonomi dikalangan masyarakat cenderung menurun, sehingga menjadi salah satu alasan seseorang mengajukan perceraian di pengadilan agama konawe.

Sebanyak 500 kasus yang ditangani Pengadilan Agama Konawe, 406 adalah kasus perceraian, 125 lainnya masih dalam proses. Terang Massad, Kepala Humas PN Agama Konawe.

Ket Foto : Dr Massadi ,SAg .M.H. Humas Pengadilan Agama Konawe.

“Saat ini terdapat satu kasus yang menentukan harta gono gini pernikahan, Kasus lainnya adalah perkara dispensasi pernikahan, dispensasi diajukan untuk menyelenggarakan pernikahan bagi mempelai di bawah umur. Sebab sekarang batas minimal menikah untuk perempuan 19 tahun ini biasanya mengajukan dispensasi pernikahan, Ucap Massidi.

Lebih lanjut Massidi mengatakan, bahwa kasus perceraian saat ini didominasi oleh masyarakat umum, dengan umur rata – rata diatas 30 Tahun.

“Dari sebagian besar perkara yang diajukan, pemicunya adalah faktor ekonomi, dari faktor tersebut sering terjadi adanya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Namun, dari jumlah keseluruhan perceraian terdapat beberpat yang berhasil rujuk kembali. Tegas Massadi.

Massidi  mengimbau  masyarakat  lebih mempertahankan rumah tangga, terutama jika masalah pemicu adalah hal yang masih bisa di bicarakan. Ia juga meminta masyarakat untuk dapat melakukan komunikasi keluarga untuk menghindari perceraian.(Arni/JTV)

LEAVE A REPLY