PKH Maros Deklarasi Gerakan Ayo Kuliah

0
177

MAROS, – || Jurnaltivi.com || Pendidikan Keluarga Harapan (PKH) mendeklarasikan Gerakan Ayo Kuliah (GAK) di Gedung Pola B Kabupaten Maros yang dihadiri Wakil Rektor I Universitas Muslim Maros, Kamis Kemarin (1/4/21)

Salah satu Pendamping PKH, Sri Marlina menyatakan batuan PKH hanyalah stimulan agar orang tua mau sadar akan pentingnya pendidikan. Maka dititipkanlah stimulan itu kepada ibu dalam keluarga sebagai sumbu centra interaksi terbanyak yang akan mengubah mind set fikir anggota keluarga

“Tidak bisa kita pungkiri bahwa tarbiyah keluarga ada pada ibu. Itulah salah satu subtansi penerima PKH dimandat kepada kaum ibu. Agar ibu-ibu selain terstimulan bantuan mereka juga mendapat ruang pendidikan membangun ideologinya melalui FDS ( family development sessiont),” ujarnya

Lebih lanjut, Sri menjelaskan Gerakan Ayo Kuliah (GAK) adalah harapan jangka panjang memutus rantai kemiskinan. Sebagaimana janji Sang Khalik akan mengangkat derajat orang-orang yang menuntut ilmu. Barang siapa yang baik pendidikannya, maka akan terbuka lingkungan yang baik, peluang interaksi dengan orang orang yang baik dan jalan jalan kesejahteraan akan terbuka.

“Tahun kedua 2021 ini berharap jauh lebih massif dari tahun-tahun sebelumnya. Sebanyak 1.747 anak KPM yang akan menyelesaikan sekolah menengahnya di tahun 2021. Hari ini kurang lebih 200 anak bertekad membangun mimpi dan menata jalan jalan kebaikan dalam melanjutkan pendidikannya,” tuturnya.

Dirinya mengapresiasi kepada pihak kampus yang membuka ruang dan memberikan hak kepada siapa saja, baik dari sisi ekonomi lemah untuk kuliah, apalagi anak-anak penerima PKH

“Kita tidak punya kuasa memilih terlahir dari ibu mana dan keluarga mana . Tidak seorang pun ingin lahir dilingkar kemiskinan. Tidk seorang pun ingin dilebeli candu bansos. Maka, mari berkolaborasi membuka jalan menuju kesejahteraan agar ketika keluar dari PKH mereka adalah keluarga sejahtera yang tidak lagi kembali menjadi rentang,” tutupnya (Indra/JTV)

LEAVE A REPLY