Ashabur, Direktur PT Gangking Raya menyampaikan, bahwa pasca diberitakan media, jalan yang menjadi sorotan langsung dibenahi, sebab saat ini pekerjaan masih berlangsung sehingga tumpukan material yang ada dijalan terlihat semeraut.
Sementara Kepala UPT PUPR wilayah 2 Toraja – Enrekang, Kristian Sampe Bua membantah tudingan lemahnya pengawasan yang dilakukan dinas terkait, sebab menurutnya tak ada pembayaran, jika spesifikasi yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja dilanggar.
Kristian juga menyampaikan, bahwa saat ini proyek poros Passo’bo’ – Matangli – Massupu’ masih dalam tahap pekerjaan, jadi wajar kalau masih belum rapi, namun ia juga mengapresisasi pihak rekanan yang kurang dari 24 jam langsung melakukan pembenahan dibeberapa titik yang sempat menjadi sorotan.
Terpisah Jon Rende Mangontan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang melakukan pemantauan diproyek yang menggunakan anggaran puluhan miliar tersebut mengatakan, “progres pekerjaan saat ini sudah sesuai dengan spesifikasi, namun yang menjadi sorotan media beberapa waktu lalu juga terlihat sudah dibenahi pihak perusahan.
