BERITA VIDEO : TAMBANG GALIAN C ILEGAL KEMBALI MARAK BEROPERASI, PEMUDA PANCASILA MINTA PIHAK TERKAIT TEGAS

  • Bagikan

TORAJA UTARA, – || Jurnaltivi.com || Tidak adanya tindakan tegas terhadap para pelaku tambang galian C ilegal yang kian menjamur di Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, membuat Pemuda Pancasila kembali menyoroti ketegasan pemerintah daerah dalam menindak para pelaku tambang yang terindikasi merusak lingkungan.

Padahal tambang galian C yang diduga ilegal tersebut sebelumnya ditutup paksa oleh pemerintah melalui Satuan polisi Pamong Praja, namun saat ini disejumlah tempat kembali secara terang terangan melakukan penambangan, seperti yang terlihat diwilayah kandeapi dan ba’lele yang saat ini kembali beroperasi.

Tonton Juga : https://jurnaltivi.com/2021/10/05/berita-video-tambang-galian-c-ilegal-marak-beroperasi-pemuda-pancasila-demo-tuntut-pemda-segera-mengambil-langkah-tegas/

Ironisnya, Keberadaan tambang galian C yang diduga ilegal di lokasi tersebut memang terlihat merajalela dan kian tak terkendali, sehingga alam dan jalan umum yang biasa digunakan warga juga digunakan sejumlah mobil truk bermuatan dengan tonase yang diduga melebihi kapasitas membuat tepi jalan amblas dan berlumpur.

Anehnya, hilir mudik kendaraan roda enam dan roda empat serta suara bising alat berat yang saling bersahutan membelah keindahan alam toraja utara, seolah tak terdengar aparat hukum. padahal jelas, Kegiatan penambangan dimana pelakunya tidak memiliki izin, maka perbuatannya merupakan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 158 UU Pertambangan.

Maraknya penambangan batu secara besar – besaran dan sudah berlangsung sejak lama tanpa mengantongi ijin, membuat sejumlah pihak kawatir terutama pemuda pancasila, sebab jika alam rusak dapat mengakibatkan banjir bandang dan longsor, apalagi toraja utara dilalui aliran sungai sa’dan yang saat ini juga mengalami penyempitan karena padatnya bangunan.

Tonton Juga : https://jurnaltivi.com/2021/08/15/berita-video-tambang-galian-c-yang-diduga-ilegal-marak-beroperasi-pemkab-seolah-tutup-mata/

Terri Banti Salah satu dari sekian Pemuda Pancasila yang melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Torut senin 4 oktober 2021 lalu mengatakan, bawa pihaknya sepakat dengan DPRD untuk menutup sejumlah tambang galian C ilegal yang beroperasi di Toraja Utara.

Diketahui dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan pemuda pancasila beberapa waktu lalu juga mendesak DPRD untuk meminta pihak kepolisian segera mengambil sikap tegas dalam menindak para pelaku tambang galian C ilegal yang saat ini masih nekat beroperasi tanpa mengantongi ijin.

Sementara Ketua DPRD Toraja Utara Nober Rante Siama mengatakan, terkait dengan tuntutan pemuda pancasila pihaknya akan memanggil pihak terkait untuk duduk bersama dalam menuntaskan persoalan tambang galian C ilegal.(Joni/JTV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *