Jalan yang merupakan jantung perekonomian warga tersebut, saat in hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, sebab batang pohon dan akar kayu tak bisa disingkirkan karena keterbatasan peralatan, hanya terlihat beberapa warga saling membantu mendorong motor agar bisa melewati lumpur yang menumpuk di jalan utama.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah, baik dengan perbaikan jalan, maupun bantuan perbaikan rumah kami yang rusak akibat tertimpa pohon dan tanah longsor, Ucap Meri Pabia’, penuh harap.
Sementara saat ini sejumlah warga berusaha membuaka akses jalan dengan peralatan seadanya, sebab jalan tersebut merupaka akses utama yang digunakan warga dan anak sekolah saat berangkat dan pulang sekolah.(Join/JTV)
