Lanjut PHS menjelaskan, tidak bisa ditepikan bahwa masih banyak yang belum dilakukan pemimpin-pemimpin Sulbar sebelumnya. Hal tersebut pun menjadi tugas pemimpin berikutnya.
“Tentu pemimpin berikutnya mesti memperbaiki yang lemah dan mempertahankan, serta memasifkan yang sudah ada,” imbuhnya.
Menurutnya, pemerintahan harus dijalankan secara sustainability atau berkelanjutan, bukan step by step atau selangkah demi selangkah, demi perkembangan yang pesat.
“Kalau sudah ada yang dilakukan pendahulu, harus dilanjutkan (pimpinan) yang berikut, yang kurang diperbaiki,” tutur PHS.(Gs/JTV)
