“Dengan kehadirannya Sekolah Perempuan di dua desa itu dapat memotifasi desa yang lain yang ada di Kabupaten Mamuju untuk juga mendirikan Sekolah Perempuan di desanya masing masing,” ujar Sutinah dalam sambutannya saat meninjau langsung kegiatan Musyawarah Petempuan Nasional yang diikuti anggota Sekolah Peremnuan, Desa Kalepu dan Desa Boda Boda.
Sutinah, menambahkan, dengan adanya Sekolah Perempuan yang mengajak ibu ibu tidak hanya sebagai ibu rumah tangga namun kini sudah mampu berinteraksi dengan dunia luar.
“Betul-betul sekolah perempuan sangat eksis. Terimakasih YKPM-KAPAL Perempuan yang telah mengawal sekolah perempuan. Saya mau hadir dan mendengar di tengah sekolah perempuan ini,” kata Sutinah.
Sutinah kemudian meminta dengan program tersebut para wanita bisa menginspirasi terutama bisa memiliki jiwa usaha. Dia pun menjanjikan akan memberikan bantuan kelompok usaha dengan rincian 6 kelompok usaha di Desa Kalepu dan 4 kelompok usaha di Desa Boda-boda.
“Ada usaha belum disupport, saya akan support, ada usaha ibu-ibu bisa kami bantu saya akan prioritaskan. Misalnya usaha pisang, gula aren, jagung. Untuk Kalepu Rp 60 juta untuk 6 kelompok,
Untuk Boda-boda Rp 40 juta untuk 4 kelompok,” ucap Sutinah.
