“Yang buat saya kecewa karena semua istansi sudah dibayarkan sebagian, KPU sudah dibayarkan sementara kami yang berperan penting dalam pelaksanaan pilkada dan Pilgub justru di sepelekan. Ucap Takwin dengan nada kesal.
Karena gaji para perangkat desa tak kunjung dibayarkan, merekapun mengancam akan melakukan aksi besar-besaran jika gaji yang menjadi harapan dan tumpuan kelangsungan hidup mereka tak segera dibayarkan Pemda Mamasa.
“Kami akan turun kejalan dan menduduki kantor Bupati pada hari Senin bersama dengan aparat desa kami BPD dan kadus untuk menuntut hak kami yang tak dibayarkan, sebab kami juga butuh makan, jangan biarkan kami lapar, Tutup Takwin dengan nada keras. (Sukir/JTV)
