“Kami dari pihak perusahaan yang sekarang sudah berupaya mencarikan solusi agar pihak vendor yang lama agar membayarkan hak dari para oprator tapi mereka menolak membayarkannya,” tuturnya.
Menyinggung dari dampak mogok kerja yang dilakukan sekitar 66 oprator di PLTU Belang Belang tersebut menurut, Joni, saat ini PLTU lumpuh total. Pembangkit listrik tidak lagi memproduksi listrik. Perusahaan saat ini mengalami kerugian yang cukup besar.
“Kami dari perusahaan berharap agar semua oprator kembali bekerja agar pembangkit listrik bisa menghasilkan listrik dan bisa kembali dijual agar semua kewajiban perusahaan yang tertunggak bisa dibayarkan,” pintanya.(m1)
