BeritaNasionalPeristiwa

Ratusan Guru di Enrekang Gelar Aksi di Kantor BPKAD, Tuntut Pembayaran Sertifikasi dan Kekurangan Gaji

517

Yenni juga menambahkan bahwa jika dana tersebut dialihkan ke kegiatan lain, maka pihak yang bertanggung jawab harus memberikan penjelasan yang transparan.

“Ini adalah uang khusus untuk guru, bukan untuk kegiatan lain. Jadi harus dipertanggungjawabkan. Kami akan terus menuntut hak kami meskipun sampai kapan pun,” lanjutnya.

Aksi unjuk rasa sempat memanas ketika massa mencoba merangsek masuk ke kantor BPKAD untuk menemui pejabat yang berwenang. Terjadi aksi saling dorong antara demonstran dengan petugas kepolisian dan Satpol PP yang berjaga.

Massa aksi menduga Kepala BPKAD berada di dalam kantor, sehingga mereka berupaya masuk melalui pintu depan maupun belakang, namun semua akses terkunci. Beberapa perwakilan massa akhirnya berhasil masuk ke ruang Kepala BPKAD, tetapi pejabat yang dicari tidak berada di tempat.

Bahkan, para demonstran mengancam akan menyegel kantor BPKAD hingga kepala keuangan datang dan memberikan penjelasan terkait pencairan dana yang mereka tuntut.

Situasi mulai kondusif setelah Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Enrekang, Suparman, menemui para demonstran. Suparman menjelaskan bahwa Kepala BPKAD sedang berada di Makassar bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Exit mobile version