Ia juga meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan-pesan yang mengatasnamakan dirinya atau pejabat lain, termasuk Bupati Enrekang. Terlebih jika isi pesan mencurigakan atau berkaitan dengan permintaan dana atau bantuan.
Masyarakat diminta untuk tidak melayani permintaan apapun dari nomor mencurigakan, serta segera melaporkannya ke pihak berwajib atau layanan pengaduan penipuan.
Modus penipuan yang mencatut nama pejabat daerah ini kerap terjadi. Tujuannya untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan memanfaatkan nama dan jabatan tokoh publik. Selain merugikan korban, tindakan ini juga mencemarkan nama baik pejabat yang dicatut.
Pemerintah Kabupaten Enrekang mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan selalu mengecek kebenaran informasi sebelum merespons pesan-pesan mencurigakan. Laporkan segera ke pihak berwenang agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban penipuan. (Syafar)
