Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Sampel yang telah dikumpulkan akan dianalisis untuk menentukan sumber api dan faktor penyebabnya.
Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Selasa (12/7/2025) dini hari di kawasan pendidikan Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang. Peristiwa ini menghanguskan satu unit mess milik SMPN 2 Enrekang serta tiga ruang kelas di lantai dua SMK PGRI Enrekang.
Api mulai berkobar sekitar pukul 03.00 WITA dan dengan cepat membakar seluruh bangunan mess SMPN 2 Enrekang. Sementara di SMK PGRI Enrekang, kebakaran merusak jendela, pintu, plafon, dan atap tiga ruang kelas.
Dua orang menjadi korban luka bakar dalam insiden ini. Korban pertama adalah Ahmad Daeng Gading (52), petugas keamanan SMPN 2 Enrekang, yang mengalami luka bakar pada lengan kiri. Korban kedua adalah Daeng Bollo, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di mess tersebut.
Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp500 juta. Proses penyelidikan masih berlangsung oleh Tim Bidlabfor Polda Sulsel yang dipimpin AKBP Wiji Purnomo bersama dua anggotanya, Brigpol Samsul Bahri dan Bripda Nurhidayat. (Tim Jurnal)
