“Kami berharap beasiswa ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berprestasi, termasuk anak-anak adat Kaili Tado. Dukungan kepada guru honorer dan kader posyandu juga merupakan upaya kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan masyarakat desa,” ujarnya.
CDO PT Mamuang, Agro Susanto, menambahkan, program ini selaras dengan komitmen perusahaan dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga mitra pembangunan desa. Pemberian insentif dan beasiswa ini adalah wujud kolaborasi kami untuk mencetak generasi unggul sekaligus memperkuat layanan dasar di desa,” katanya.
Sementara itu, Asisten CSR PT Mamuang, Muh. Fathurrohman, menegaskan pihaknya akan terus menjalankan program berkelanjutan yang menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami selalu berusaha agar program CSR benar-benar memberi manfaat langsung. Dengan adanya Pekan Pendidikan dan Kesehatan ini, kami berharap muncul lebih banyak generasi muda yang mampu melanjutkan pendidikan tinggi dan kembali membangun desa mereka,” jelasnya.
