Rangkaian acara inti dilanjutkan dengan Dzikir dan Doa Kebangsaan yang dipimpin oleh Ketua Masjid Agung Enrekang, Sudirman Tajang. Seluruh jamaah turut serta dengan khusyuk mendoakan keselamatan dan kedamaian bagi bangsa Indonesia.
Ustadz Muh. Irsyad Abdullah, pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlah Makassar, yang hadir sebagai penceramah, menyampaikan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Ia menekankan bahwa momentum Maulid tahun ini terasa sangat spesial karena bertepatan dengan hari Jumat yang mulia.
Mari kita jadikan Maulid sebagai pelajaran berharga. Dari sini, kita bisa mengambil hikmah untuk memperkuat iman, menjaga toleransi, serta mempererat silaturahmi, ”tegas Ustadz Irsyad dalam ceramahnya.
Acara ditutup secara khidmat dengan doa yang dipimpin oleh mantan Ketua MUI Enrekang, Al-Ustadz Burhanuddin Abdul Azis, Lc., mengiringi harapan agar kegiatan keagamaan ini dapat membawa berkah dan memperkokoh persatuan masyarakat Enrekang dan bangsa secara keseluruhan. (Syafar)
