Kehadiran para pihak ini menunjukkan kuatnya sinergi antarinstansi, mulai dari Bea Cukai sebagai fasilitator perdagangan, Balai Karantina yang memastikan kualitas dan kepatuhan komoditas terhadap standar internasional, hingga perbankan yang menyediakan layanan pembiayaan ekspor. Kolaborasi ini sejalan dengan semangat pemerintah untuk memperkuat sektor ekspor sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional.
Setelah sukses dengan kelapa ke Vietnam, CV. Harvest Green Global Agriculture telah menyiapkan rencana ekspor berikutnya ke Uni Emirat Arab (UAE), India, dan Arab Saudi, dengan komoditas unggulan lain seperti cengkeh dan wood chips.
Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memperluas pasar ekspor dan berkontribusi pada peningkatan devisa negara.
Kepala Kantor Bea Cukai Makassar menutup sambutannya dengan optimisme, menyampaikan terima kasih kepada Export Center Makassar, Karantina, Bank Mandiri, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam upaya nyata peningkatan ekspor nasional, khususnya dari Sulawesi Selatan.
