BeritaNasionalSorotan

Menag Nasaruddin Umar: “Dari Makassar, Dunia Melihat Harmoni Indonesia”

659

Dimalam Dedikasi Gereja Katolik “Hati Yesus yang Mahakudus” Katedral Makassar,

“Beberapa hari lalu saya berbicara dengan Paus Fransiskus tentang pentingnya holy peace, bukan holy war. Hari ini, di Makassar, saya melihat kedamaian yang suci itu hadir di tengah-tengah kita,” tutur Menag.

Menurut Menag, Dedikasi Gereja Katedral Makassar bukan hanya peristiwa keagamaan bagi umat Katolik, tetapi juga simbol persaudaraan universal.

“Katedral ini bukan hanya rumah doa bagi umat Katolik, tetapi rumah persaudaraan bagi semua yang mencintai damai. Dari Makassar, dunia bisa belajar bagaimana Indonesia mempraktikkan harmoni yang sejati,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.

Menag menegaskan, rumah ibadah dari berbagai agama harus menjadi oasis spiritual yang menumbuhkan cinta kasih, kesantunan publik, dan keadaban sosial.

“Semakin banyak rumah ibadah, semakin banyak ruang untuk manusia menyadari kehadiran Tuhan. Gereja, masjid, pura, dan vihara adalah tempat yang menumbuhkan kasih dan mengikis kebencian,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat nilai-nilai moderasi beragama melalui pendekatan kultural dan spiritual, bukan konfrontatif.

Exit mobile version