“Alhamdulillah, saat ini telah tercatat sebanyak 134 ekor kelahiran dan 276 ekor ternak dalam kondisi bunting. Artinya, sekitar 25 persen sudah produktif, dan angka ini akan terus bertambah seiring waktu,” ujar Hamdani.
Ia menegaskan, capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan program pembangunan peternakan yang selaras dengan visi dan misi Panca Daya yang dicanangkan Gubernur Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga.
“Ini membuktikan bahwa program yang dilaksanakan oleh Bapak Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga benar-benar berjalan dengan baik. Dampaknya nyata dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian dan peternakan, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani dan peternak,” tambahnya.
Hamdani menekankan pentingnya membangun ekosistem hilirisasi peternakan secara terintegrasi, tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan ternak semata.
“Ke depan, kami mendorong agar pengembangan kambing ini masuk dalam ekosistem hilirisasi, mulai dari pembibitan, penggemukan, hingga pemasaran. Targetnya bukan hanya swasembada di Sulbar, tetapi juga menjadikan Sulbar sebagai sentra dan penyuplai bibit kambing ke provinsi tetangga,” jelasnya.
