Sementara itu, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menyampaikan bahwa kesiapan data dan penguatan digitalisasi menjadi kunci utama dalam mendorong peningkatan pendapatan daerah secara berkelanjutan.
“Integrasi sistem dan pemetaan pendapatan yang berbasis data merupakan fondasi penting dalam perumusan kebijakan pendapatan daerah. Saya mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan jajaran P2IT dalam menyiapkan bahan Rapim,” tegasnya.
Melalui rapat internal ini, Bapenda Sulbar optimistis pelaksanaan Rapim sektor pendapatan dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan menghasilkan rekomendasi strategis yang berdampak nyata terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). (**)
