“Target PERJOSI Pusat di Sulawesi Selatan adalah menyiapkan 800 jurnalis dari delapan gelombang pelatihan. Dari total tersebut, akan ada 16 peserta yang difasilitasi mengikuti UKW oleh BNSP,” kata Suardi.
Menurutnya, program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan peningkatan kualitas wartawan di daerah, khususnya dalam aspek profesionalisme, pemahaman regulasi, dan kode etik jurnalistik.
“Masih banyak rekan seprofesi yang belum mendapatkan pembinaan memadai dan belum memahami aturan jurnalistik secara utuh. Melalui pelatihan ini, PERJOSI ingin menciptakan jurnalis yang andal, profesional, dan sadar hukum,”ucap Suardi.
Ia menambahkan, pelatihan ini juga sejalan dengan upaya mendukung program pemerintah dalam membangun ekosistem pers yang sehat dan bertanggung jawab.
Ketua Umum PERJOSI Salim Djati Mamma menegaskan bahwa pelatihan jurnalis ini merupakan bagian dari program nasional organisasi yang fokus pada perlindungan profesi dan peningkatan kualitas wartawan, khususnya di daerah.
Bung Salim sapaan akrab Ketum Perjosi menilai, peningkatan kompetensi wartawan menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada publik sekaligus meminimalkan potensi persoalan hukum dalam kerja jurnalistik.
