“Berdasarkan komunikasi tadi, pihak Batik Air masih melakukan kajian. Tadi langsung disampaikan oleh Direktur Utama Batik Air. Kita menunggu hasil perhitungan teknis dan operasionalnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Maddareski mengungkapkan harapan agar ke depan penerbangan Jakarta–Mamuju dapat dijadwalkan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis. Jadwal ini dinilai akan sangat membantu aparatur instansi vertikal serta masyarakat Sulbar yang memiliki keluarga di Jakarta dan sekitarnya.
“Rencananya penerbangan dari Jakarta sekitar pukul 14.00, sehingga tiba di Mamuju sekitar pukul 17.00 atau 18.00. Ini tentu akan memberikan lebih banyak waktu bagi penumpang dan meningkatkan minat masyarakat menggunakan Batik Air,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap hasil pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap layanan penerbangan dari dan ke Sulawesi Barat semakin meningkat. (**)
