Edukasi

Kadisdikbud Sulbar Gandeng Mahasiswa KKN IHS, Validasi Data ATS di Polman

318

“Fokus utama para mahasiswa nantinya adalah melakukan rekonfirmasi dan validasi data ATS secara langsung di dua lokasi, yaitu Desa Laliko di Kecamatan Campalagian dan Kelurahan Takatidung di Kecamatan Polewali,” ungkap Nehru Sagena.

Nehru Sagena mengajak para mahasiswa untuk tidak sekadar menggugurkan kewajiban SKS, melainkan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa banyak anak-anak di Polman yang tidak seberuntung para mahasiswa dalam mengecap pendidikan.

“KKN ini disebut KKN Berdampak. Artinya, kehadiran Anda harus berpengaruh bagi masyarakat dan daerah. Kita ingin memastikan tidak ada lagi anak usia sekolah (7-25 tahun) yang berada di luar sistem pendidikan,” ujarnya.

Melalui pembekalan ini, Nehru Sagena memberikan penjelasan mendalam mengenai kategori ATS yang harus diidentifikasi, mulai dari kelompok drop out atau putus sekolah, lulus tidak melanjutkan (LTM), hingga mereka yang sama sekali belum pernah mengenyam pendidikan formal maupun non-formal.

“Para mahasiswa akan dibekali instrumen berupa form rekonfirmasi data khusus serta akun operator desa untuk memastikan data sekunder yang dimiliki oleh pemerintah sesuai dengan fakta di lapangan,” tutur Nehru Sagena.

Exit mobile version