“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga perubahan cara kerja dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui akselerasi TP2DD, kami berharap pengelolaan pendapatan daerah semakin transparan, akuntabel, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Abdul Wahab Hasan.
Melalui rapat koordinasi ini, Bapenda Sulbar dan Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan inovasi guna mempercepat digitalisasi pendapatan daerah, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Barat. (**)
