“Kami memastikan kesiapan di lapangan tidak hanya pada ketersediaan stok, tetapi juga pada kualitas produk dan aspek pelayanan. Potensi peningkatan permintaan harus diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan gangguan di masyarakat,” ujarnya.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke pangkalan LPG 3 Kg untuk mengevaluasi ketersediaan stok, kondisi tabung, serta kesesuaian penyaluran LPG subsidi. Monitoring dilakukan guna memastikan distribusi tepat sasaran dan sesuai regulasi.
SBM Sulselbar I Fuel, Muhammad Yoga Prabowo, menyampaikan bahwa konsumsi gasoline selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri diperkirakan mengalami peningkatan dibandingkan rata-rata normal.
Ia menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah meningkatkan kesiapan stok dan suplai selama periode Ramadan. Penguatan suplai dilakukan melalui tiga terminal utama, yakni IT Makassar, FT Parepare, dan FT Palopo, guna memastikan distribusi berjalan optimal di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
