Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar kegiatan monitoring administratif, melainkan juga forum strategis untuk menyamakan persepsi, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta mengantisipasi potensi munculnya kasus PD3I akibat rendahnya cakupan imunisasi.
Ia juga menegaskan bahwa campak merupakan penyakit yang sangat menular, sehingga membutuhkan kewaspadaan tinggi serta respons cepat dari seluruh jajaran tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan di daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Dengan komitmen bersama, penguatan surveilans dan upaya pencegahan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pasangkayu dan Provinsi Sulawesi Barat secara keseluruhan.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk melengkapi imunisasi anak di posyandu atau puskesmas terdekat, karena imunisasi merupakan cara paling efektif untuk mencegah penularan campak serta komplikasi yang dapat ditimbulkannya. (**)
