diperkirakan terjadi pada H+6 Lebaran atau 28 Maret 2026 dengan jumlah penumpang diproyeksikan mencapai sekitar 39.225 penumpang, seiring dengan berakhirnya periode libur Lebaran dan kembalinya masyarakat ke kota tujuan masing-masing.
Untuk memastikan kelancaran operasional selama periode tersebut, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyiagakan sebanyak 1.254 personel yang terdiri dari personel internal PT Angkasa Pura
Indonesia serta dukungan unsur eksternal dari TNI, Polri, Otoritas Bandara, maskapai, ground handling, dan instansi terkait lainnya. Seluruh personel tersebut akan bertugas mendukung pengawasan operasional penerbangan, pelayanan penumpang, serta pengamanan area bandara selama periode Angkutan Lebaran.
Kesiapan operasional juga diperkuat melalui optimalisasi fasilitas baik di sisi udara (airside) maupun sisi darat (landside). Pada sisi airside dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap runway, taxiway, apron, serta fasilitas keselamatan dan navigasi penerbangan guna memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi siap operasi.
