Berita

Idrus Marham : Konflik Berdampak Terganggunya Pasokan Energi Global, Termasuk Di Kawasan ASEAN

291

Kritik yang muncul pun, kata dia, bukan karena kebijakan itu keliru, melainkan karena tidak dijelaskan secara komprehensif sejak awal.

Pandangan ini sejalan dengan kritik sejumlah kalangan, termasuk Said Didu. Niat baik presiden perlu diapresiasi, tetapi harus dengan implementasi yang konkret yang dapat masyarakat merasakan manfaatnya.

Idrus memaparkan, jika dilihat secara objektif, pemerintahan Prabowo memulai langkahnya dengan niat baik yang selaras dengan ideologi dan Falsafah bangsa.

Komitmen itu tercermin dalam upaya menjadikan Indonesia sebagai “rumah besar bersama”, sekaligus mendorong partisipasi seluruh elemen bangsa dalam merawat dan membangun Rumah Besar kita, Indonesia.

Ia juga menyoroti pentingnya kesinambungan pembangunan nasional. Program-program strategis dari pemerintahan sebelumnya tetap dilanjutkan, termasuk hilirisasi industri yang dinilai krusial untuk memperkuat kemandirian ekonomi.

Selain itu, pemerintah disebut telah merumuskan kebijakan mendasar yang bersifat prospektif dan antisipatif, seperti ketahanan energi, ketahanan pangan, pengembangan teknologi termasuk kecerdasan buatan (AI), hingga pemberdayaan koperasi dan UMKM di satu sisi, dan disisi lain, Presiden sangat konsern menghilangkan Serakanomics.

Exit mobile version