Kesehatan

RSUD Sulbar Berikan Edukasi Fungsi dan Layanan IGD melalui PKRS 

58

Sebaliknya, masyarakat juga diedukasi terkait kondisi yang tidak termasuk gawat darurat, seperti batuk pilek biasa, demam ringan, sakit kepala ringan, kontrol penyakit kronis, serta keluhan ringan lainnya. Untuk kondisi tersebut, masyarakat disarankan memanfaatkan layanan kesehatan lain seperti puskesmas atau poliklinik.

Dalam kesempatan itu juga dijelaskan mengenai sistem triase di IGD, yaitu pengelompokan pasien berdasarkan tingkat kegawatannya. Kategori Merah merupakan kondisi yang mengancam nyawa dan harus segera ditangani, kategori Kuning adalah kondisi serius namun masih dapat menunggu, sedangkan kategori Hijau adalah kondisi ringan yang tidak memerlukan penanganan darurat segera.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa penggunaan layanan IGD yang tidak tepat dapat menyebabkan kondisi overcrowded atau IGD menjadi penuh. Hal ini berpotensi mengakibatkan penanganan pasien kritis menjadi lebih lambat, meningkatkan risiko keselamatan pasien, serta menambah beban kerja tenaga kesehatan.

Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat dr. Musadri Amir Abdullah , dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

Exit mobile version