Selain unsur kepolisian, hadir pula perwakilan buruh TKBM yang dipimpin Sekretaris SPTI Awaluddin , Presiden BEM Unismuh Andi Ade Ramadhani, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh politik, hingga sejumlah organisasi kemasyarakatan seperti Pemuda Pancasila, Semut Hitam, Pandawa Pattingalloang, dan Ormas Makassar Utara.
Dalam arahannya, Brigjen Pol Asep menyoroti perkembangan situasi global, khususnya konflik Iran-Israel yang dinilai memiliki dampak terhadap kondisi nasional, termasuk potensi kenaikan harga BBM yang dapat memicu dinamika sosial di tengah masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Makassar.
Selain itu, Ketua Tim Supervisi juga menekankan pentingnya membangun sinergitas antara Polri dan masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam membantu tugas kepolisian, termasuk memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyaluran maupun penimbunan BBM secara ilegal, serta berbagai bentuk tindak kriminalitas lainnya yang berpotensi muncul akibat dampak kebijakan pemerintah.
