Kesehatan

Peringati Hari Malaria Sedunia RSUD Sulbar Edukasi Masyarakat Bahaya dan Pencegahan Malaria

25

“Pada kasus malaria berat, gejala yang muncul dapat berupa kejang-kejang, penurunan kesadaran, warna kuning pada mata dan tubuh, demam tinggi, napas cepat, hingga muntah terus-menerus,” ungkap dr. Sulfiqram.

Adapun jenis-jenis malaria yang perlu diketahui antara lain malaria tropika, malaria tertiana, malaria kuartana, dan malaria ovale. Penyakit ini berbahaya karena parasit Plasmodium dapat merusak sel darah merah dan menyebabkan anemia, sehingga tubuh menjadi lemah dan tidak mampu beraktivitas secara normal.

“Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, malaria dapat berujung pada kematian,” ucapnya.

“Penularan malaria secara alami terjadi melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang membawa parasit. Selain itu, malaria juga dapat ditularkan melalui plasenta dari ibu ke janin serta melalui transfusi darah yang terkontaminasi,” sambungnya.

Ia menambahkan, dalam upaya pencegahan, hingga saat ini belum tersedia vaksin yang efektif untuk mencegah malaria. Namun demikian, penyakit ini dapat dicegah dengan berbagai langkah, seperti penggunaan kelambu berinsektisida saat tidur serta menghindari gigitan nyamuk. Pencegahan utama adalah melindungi diri dari paparan nyamuk pembawa parasit malaria.

Exit mobile version