Dari sisi ekonomi, Suhardi Duka mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Sulbar mencapai 5,76 persen. Sementara itu, tingkat kemiskinan berada di kisaran 10 persen dan angka pengangguran sekitar 3 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional. Indeks ketimpangan (gini rasio) juga dinilai cukup baik.
Ia menambahkan, struktur ekonomi Sulbar masih ditopang sektor pertanian sebagai penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), disusul sektor industri pengolahan. Komoditas unggulan seperti kelapa sawit, kakao, kopi dan beras turut menjadi penggerak ekonomi daerah.
“Ketahanan pangan kita juga cukup baik, bahkan kami swasembada pangan,” tambahnya.
Di akhir penyampaiannya, Gubernur berharap kunjungan Wamen HAM ini tidak berhenti sampai di sini dan dapat terus berlanjut melalui kerja sama ke depan.
Sementara itu, Wamen HAM Mugiyanto menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Ia mengaku kunjungan tersebut merupakan yang pertama kalinya ke Sulbar.
“Terima kasih atas jamuan malam ini, Pak Gubernur. Besok kami akan melaksanakan agenda utama terkait penguatan penilaian kepatuhan HAM, khususnya bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha,” ungkapnya.
