Menurut dia, salah satu fokus utama adalah stabilisasi pasokan jagung untuk memenuhi kebutuhan pangan, pakan ternak, hingga energi.
“Kami melaksanakan berbagai program, termasuk stabilisasi pasokan jagung. Sinergi dengan Polri sangat penting dalam memastikan distribusi berjalan dengan baik,” kata Dadan.
Dalam forum diskusi kelompok terarah (FGD), para peserta juga membahas optimalisasi kerja sama dalam peningkatan produktivitas jagung sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.
Perwira Pengawas, Kombes Pol Didit Eko Herwanto, menekankan pentingnya peran Polri dalam aspek pengawasan distribusi komoditas pangan.
“Polri memiliki peran strategis dalam mengawasi distribusi jagung, baik kepada pelaku usaha pakan maupun penyaluran ke Bulog, sehingga ketersediaan pangan tetap terjaga,” ucapnya.
Selain itu, penguatan kerja sama lintas sektoral juga mencakup integrasi rantai pasok serta dukungan akses permodalan dari perbankan bagi para petani.
Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta didik dan berlangsung dengan aman, tertib, serta lancar. Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata dan sesi foto bersama.
