“Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Arab dan pemahaman Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas keilmuan dan kepemimpinan.”ungkapnya
Ia berharap, setelah menyelesaikan program di Madinah, ketiga siswa tersebut dapat menjadi pelopor bagi peserta didik RHIS lainnya.
Ke depan, mereka diharapkan mampu membimbing dan memimpin adik-adik kelasnya untuk mengikuti jejak belajar di Madinah, sehingga semakin banyak generasi RHIS yang memiliki kompetensi bahasa Arab dan pemahaman Al-Qur’an yang kuat.
Program pembelajaran di Madinah ini menjadi salah satu langkah Yayasan Ranu Prima dalam memperkuat pendidikan berbasis Al-Qur’an dan bahasa Arab, sekaligus membuka peluang bagi peserta didik RHIS untuk memperoleh pengalaman belajar langsung di salah satu pusat peradaban Islam dunia.
