Pelatih Dayung Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Sulawesi Barat (Sulbar), Syamsul mengatakan, Raihan medali emas itu menjadi angin segar untuk tuan rumah Kejurnas Dayung 2024. Pasalnya Sulbar hanya mengikuti kelas canoe akibat kekurangan atlet.
“Raihan ini menjadi semangat untuk pengembangan dan pembinaan dayung di Sulbar,” ungkap Syamsul
Dia juga berharap setelah perhelatan Kejurnas Dayung 2024 di Mamuju ini, menjadi titik balik untuk meningkatkan fasilitas dan pembinaan para atlet dayung.
“Kita sangat berharap kedepannya ada pembinaan dan perlengkapan fasilitas untuk atlet dayung, hal itu karena Sulbar berpotensi besar dalam kejuaraan ini,” tuturnya di Arena Kejurnas Dayung Sulbar, di Mamuju.
Hingga saat ini, pertandingan final nomor rowing masih berlangsung di Teluk Mamuju. Kejurnas Dayung 2024 dilaksanakan sejak 23 Juni dan akan ditutup pada 27 Juni 2024 besok.
Disisi lain Kadis Pora Sulbar, Syafaruddin DM ini mengatakan, peraihan 2 medali emas ini merupakan kebanggaan masyarakat Sulbar. Untuk adanya sejumlah masalah dari selama digelarnya Kejurnas PPLP Dayung ini merupakan peehatian seius dari Pemprov Sulbar.”Kedepannya kegiatan ini akan di epaluasi agar bisa lebih baik lagi dan tidak ada lagi keluhan atlet yang ikut bertarung dalam Kejurnas Dayung ini,” tutur Syafaruddin DM pada wartawan.(m1)
