“Mereka merasa sudah memiliki lahan yang berisi tanaman kakao tersebut. OTK tersebut merusak tanaman kakao milik petani dengan menggunakan alat berat (excapator),” beber Rustam pada wartawan
Puluhan petani yang melaporkan aksi pengrusakan tanaman kakao tersebut karena mereka merasa lahannya akan ikut dirusak oleh OTK tersebut.
“Sebelum tanaman mereka dirusak maka puluhan petani yang melapor twtaebut ikut mendukung rekannya untuk melaporkan aksi pengrusakan tanaman kakao tersebut,” ujarnya.
Warga yang tanaman terancam di rusak oleh OTK tersebut ada sekitar 30 orang petani. Tanaman kakao petani yang sudah dirusak oleh OTK tersebut kini yang sudah membuat laporan 3 orang.(m1)
