Sambutan tersebut mengingatkan pentingnya Hari Lahir Pancasila sebagai momen peneguhan kembali terhadap nilai-nilai luhur Pancasila yang menjadi dasar dan ideologi negara.
“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif. Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” kutip Bupati Yusuf saat membacakan sambutan.
Yudian Wahyudi dalam sambutannya juga menegaskan bahwa Pancasila adalah rumah besar keberagaman yang menyatukan lebih dari 270 juta rakyat Indonesia dari berbagai suku, agama, ras, dan budaya. Karena itu, Pancasila perlu terus diperkuat dan dibumikan di seluruh aspek kehidupan.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya Asta Cita, yakni delapan agenda pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, di mana salah satu agendanya adalah memperkuat ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.
“Kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Ekonomi tanpa nilai Pancasila bisa menimbulkan ketimpangan. Teknologi tanpa moral bisa berujung pada dehumanisasi,” ucapnya.
