BeritaNasionalSorotan

Upah Belum Dibayar 2 Tahun, Buruh Enrekang Ancam Segel Proyek

370

Enrekang, Jurnaltivi.com – Sejumlah buruh harian lepas atau tukang yang tergabung dalam Aliansi Buruh Harian Enrekang mendesak pembayaran upah mereka. Mereka mengaku hingga kini belum menerima bayaran atas proyek Pemerintah Daerah (Pemda) Enrekang tahun anggaran 2023 dan 2024.

Salah seorang buruh, Rudi, mengatakan kondisi ini sudah berlangsung lama.

“Sudah setahun bahkan ada yang sampai dua tahun sejak pekerjaan selesai, tapi bayaran tak kunjung cair,” ujarnya saat ditemui, Minggu (28/9/2025).

Rudi mengaku, keterlambatan pembayaran ini membuat kehidupan mereka makin sulit.

“Gaji kami pas-pasan untuk biaya hidup, untuk anak dan istri. Sekarang sampai harus meminjam beras di kios, tapi kios juga sudah tidak mau kasih lagi karena utang menumpuk,” keluhnya.

Menurutnya, para buruh sudah cukup lama bersabar menunggu kejelasan. Namun, ia menegaskan kesabaran ada batasnya.

“Kami sudah kerja, tapi hasil keringat belum juga ada kejelasan dari kontraktor atau perusahaan kapan dibayarkan. Kalau kesabaran habis, kami tidak segan-segan akan menyegel bahkan membongkar kembali pekerjaan yang sudah kami kerjakan,” tegasnya.

Para buruh berharap Pemda Enrekang turun tangan untuk memfasilitasi pertemuan dengan kontraktor atau perusahaan rekanan agar ada solusi jelas. (Tim/JTV)

Exit mobile version