Kami turut berduka atas musibah ini. Kami bersama tim gabungan akan terus berupaya maksimal hingga korban ditemukan. Kami juga berharap keluarga tetap sabar dan tabah,” ujar AKBP Hari Budiyanto di lokasi kejadian.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran Sungai Saddang, terlebih di musim hujan ketika arus air cenderung deras.
Kami mengingatkan warga agar tidak mandi atau bermain di sungai jika kondisi air tinggi atau berarus kuat. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Basarnas Parepare, Agus Salim, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di permukaan sungai menggunakan perahu karet serta penyelaman di titik awal korban tenggelam.
Kami menurunkan tim penyelam dan perahu karet untuk menyisir sejauh beberapa kilometer ke arah hilir. Pencarian dilakukan bersama TNI, Polri, BPBD, tim SAR gabungan, dan masyarakat,” ungkapnya.
Dari pihak Pemerintah, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Enrekang, Syamsul Bahri mengatakan bahwa selain membantu pencarian, pihaknya juga memfasilitasi keluarga korban yang berjaga di sekitar lokasi.
