Ia menegaskan, masa depan Enrekang salah satunya bertumpu pada sektor pertanian. Karena itu, menurutnya, sektor ini membutuhkan kerja kolaborasi yang kuat dari semua pemangku kepentingan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DTPHP Enrekang Ikbar Ashadi dalam laporannya menjelaskan, bantuan bibit jagung diberikan untuk masa tanam periode Oktober hingga Maret 2026.
Bantuan bibit jagung untuk luasan lahan yang mencapai 250 hektar,” ujar Ikbar.
Selain itu, Ikbar menyatakan para penyuluh pertanian saat ini siap memberikan dukungan penuh untuk menyukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Rompi satgas Swasembada Pangan adalah simbol dari bentuk dukungan untuk mensukseskan program tersebut,” kata Ikbar.
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan di tingkat lokal, sekaligus mendorong peran aktif petani dan penyuluh dalam mencapai target swasembada. (Tim/JTV)
