Berita

Tujuh Oknum Wartawan Diduga Lindungi Bbm Ilegal Milik Alex, Ketum Perjosi Kecam Dan Sesalkan

1007

“Jika benar, ini bukan lagi persoalan etik semata, tapi sudah masuk wilayah dugaan tindak pidana karena ada transaksi dan tujuan menghalangi informasi publik,”ucapnya.

Selain meredam pemberitaan negatif, Perjosi juga menerima informasi bahwa oknum-oknum yang sama diduga digunakan untuk menyerang atau melemahkan pesaing bisnis BBM.

Pola ini dilakukan dengan memproduksi atau mendorong pemberitaan yang menyoroti kelemahan, masalah hukum, atau konflik usaha pihak lain, terutama ketika posisi bisnis Alex disebut sedang tertekan.

“Ada keterangan bahwa oknum-oknum ini dipakai untuk membangun narasi negatif terhadap pesaing. Ini menciptakan pers yang tidak independen,”tutur Bung Salim.

Perjosi juga menerima informasi terkait dugaan praktik lanjutan berupa sistem ‘oplos dan ganti mobil’. Pola ini diduga dilakukan setelah BBM dituang di tempat penampungan milik Alex, sebelum kemudian didistribusikan kembali menggunakan armada yang berbeda.

Salim menegaskan bahwa informasi ini masih berupa dugaan yang memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan resmi.

Exit mobile version