Sementara itu, data kecelakaan lalu lintas menunjukkan jumlah kejadian meningkat 28 persen dari 228 kasus menjadi 292 kasus. Namun, jumlah korban meninggal dunia justru menurun dari 21 orang menjadi 20 orang atau turun 5 persen.
Korban luka berat dan luka ringan masing-masing meningkat, seiring dengan kenaikan kerugian materiil sebesar 129 persen menjadi Rp721.150.000.
“Hasil ini akan menjadi bahan evaluasi strategis untuk memperkuat kebijakan keselamatan lalu lintas ke depan, khususnya dalam menekan fatalitas kecelakaan di wilayah Sulawesi Selatan,” pungkas Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sulsel. (*)
