Adapun rincian pengungsi terdiri dari:
• Laki-laki dewasa: 19 jiwa
• Perempuan dewasa: 18 jiwa
• Anak laki-laki: 4 jiwa
• Anak perempuan: 4 jiwa
• Balita laki-laki: 5 jiwa
• Balita perempuan: 3 jiwa
Tidak terdapat bayi, lansia, ibu hamil, maupun penyandang disabilitas dalam data sementara pengungsian.
Kepala BPBD Kota Makassar menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat sejak awal terpantau adanya potensi banjir dan luapan air.
“Kami melakukan pemantauan langsung di titik rawan sejak malam hari. Prinsip kami jelas, masyarakat tidak menunggu lama. Begitu ada potensi membahayakan, kami hadir untuk memastikan keselamatan warga, melakukan pendataan, dan memastikan kondisi tetap terkendali,” tegas Kepala BPBD Kota Makassar.
Ia juga menambahkan bahwa BPBD akan terus bersiaga 24 jam dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mengantisipasi kemungkinan perkembangan situasi.
Sementara itu, Camat Biringkanaya Juliaman menyampaikan bahwa pihak kecamatan bersama kelurahan dan unsur kewilayahan telah melakukan langkah cepat dalam menyiapkan lokasi pengungsian.
