JURNALTIVI.COM, LUWU — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga kelancaran penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke wilayah Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara, di tengah kondisi akses jalan yang hingga kini belum sepenuhnya pulih. Gangguan distribusi terjadi akibat penyampaian aspirasi masyarakat yang berdampak pada penutupan akses jalan di sejumlah titik jalur Trans Sulawesi, sehingga menyebabkan antrean panjang kendaraan, termasuk armada mobil tangki Pertamina.
Sejak Jumat lalu, Pertamina telah mengerahkan armada distribusi yang terdiri dari 7 mobil tangki LPG dan 5 mobil tangki BBM menuju wilayah Luwu. Namun dalam perjalanannya, armada tersebut tertahan di tengah antrean panjang kendaraan. Pada kondisi tertentu, sebagian armada bahkan harus kembali ke Fuel Terminal karena akses jalan belum dapat dilalui dan pertimbangan keselamatan operasional di lapangan. Situasi ini mengakibatkan penyaluran BBM dan LPG belum dapat dilakukan secara optimal.
