“Trayek perintis bukan untuk mencari keuntungan, melainkan untuk menjamin hak mobilitas masyarakat dan membuka keterisolasian wilayah,” tegasnya.
Rapat evaluasi ini juga dihadiri oleh Kapala Dinas Kabupaten se-Sulbar yang membidangi perhubungan, GM DAMRI dan Kepala BPTD Kelas III Sulbar. (**)
