Maka, kunjungan ini menjadi momentum Indonesia menunjukkan, bahwa politik luar negeri yang bebasaktif bukan hanya slogan, tetapi prinsip yang harus diperjuangkan dan diwujudkan melalui diplomasikonkret dan partisipasi aktif dalam berbagai forum internasional.
“Kalau tidak sesuai prinsip, kita percaya Pak Prabowo akan mengambil sikap tegas bila prinsip-prinsip dasar kepentingan bangsa Indonesia tidak terpenuhi. Kita tahu beliau punya patriotisme dan nasionalisme yang kuat,” ujar Idrus dalam keterangannya, Selasa 17 Februari 2026.
Idrus menekankan, politik bebas aktif yang dijalankan Prabowo berakar pada nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Secarakonseptual, kebijakan itu dinilai sejalan denganideologi bangsa. Sementara secara strategis, pendekatan tersebut dianggap efektif karenamembuka ruang komunikasi dengan berbagai negara tanpa kehilangan jati diri nasional.
“Bebas aktif itu artinya kita berkomunikasi dengansiapa saja, membawa gagasan dan keyakinan kitasendiri. Mengalir, tetapi tidak hanyut. Itu yang sedang dijalankan Pak Presiden,” kata dia.
