Orang nomor satu di Polres Enrekang itu juga membuka ruang bagi publik untuk mengawasi kinerja personelnya. Ia menegaskan tidak akan melindungi anggota yang terbukti melakukan pelanggaran.
Apabila ada anggota yang mencederai aturan, kami tidak akan memberikan perlindungan. Yang bersangkutan akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya, mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa menjaga sikap dan profesionalitas.
Selama jalannya aksi, personel Polres Enrekang melakukan pengamanan secara persuasif, mengedepankan dialog dan memberikan ruang bagi massa untuk menyampaikan aspirasi secara tertib. Aksi unjuk rasa tersebut akhirnya berlangsung dalam suasana aman dan kondusif, serta berakhir tanpa insiden berarti sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Enrekang tetap terjaga. (Tim/JTV)
