Berdasarkan kronologi yang dihimpun, insiden bermula sekitar pukul 23.00 WITA saat seorang warga bernama Mantang mendatangi rumah korban sambil membawa batu, lalu melempari rumah korban yang saat itu sedang beristirahat.
Korban yang terbangun kemudian keluar rumah dan sempat berhadapan dengan pelaku. Situasi memanas ketika pelaku kembali melempar balok kayu yang disaksikan warga sekitar.
Setelah membuat keributan, pelaku melarikan diri ke rumah keluarganya yang masih berada dekat di sekitar lokasi kejadian, orang tua dari Kasat Binmas tersebut.
Tak lama kemudian, pelaku diantar oleh oknum perwira tersebut ke Polsek Kajang. Korban yang juga datang untuk melapor akhirnya bertemu di lokasi yang sama. Di sanalah dugaan penganiayaan itu terjadi.
Peristiwa ini menjadi sorotan tajam karena terjadi di dalam kantor polisi, tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi masyarakat untuk mencari keadilan.
Beberapa Warga Masyarakat Desa Sangkala menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap prinsip dasar kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
