Daso’ mengungkapkan kekecewaannya atas kejadian yang menimpa ayahnya, didalam kantor Polisi.
“Seharusnya aparat, apalagi perwira polisi yang menjabat di fungsi pembinaan masyarakat, memberi contoh yang baik. Bukan justru menunjukkan arogansi,”ungkap anak korban
Saat dikonfirmasi, Kasat Binmas sempat menerima panggilan telepon. Namun setelah mengetahui adanya upaya konfirmasi dari wartawan, yang bersangkutan menyampaikan sedang berada dalam rapat bersama Kapolres, dan meminta menghubungi Kapolsek Kajang AKP Andi Umar.
Sementara itu, Kapolres Bulukumba juga belum memberikan tanggapan saat dihubungi oleh pihak media.
Aksi oknum kasat binmas polres bulukumba, mendapat kecaman dari Warga Desa Sangkala mendesak Kapolres Bulukumba untuk segera mencopot Kasat Bimmas yang dikenal sangat arogan, dan memproses kasus ini secara transparan dan professional, memeriksa rekaman CCTV di Polsek Kajang.
Keluarga korban, akan melaporkan kejadian ini ke Bidang Propam Mapolda Sulsel, untuk proses selanjutnya.
Kapolsek Kajang AKP Andi Umar, ketika dihubungi mengatakan sementara melakukan penyelidikan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh AKP Rahman, saat ini diakui hanya menangani kasus yang pengrusakan dan penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku perempuan Mantang.
