Sementara itu, pendamping kelompok binaan, Sirajuddin, membenarkan adanya kematian mendadak tersebut. Pihaknya langsung melaporkan kondisi itu ke BAZNAS Kabupaten Enrekang untuk segera ditindaklanjuti.
Memang ada kambing yang mati, makanya kami langsung menghubungi BAZNAS kabupaten agar segera ditangani. Kami juga berharap ada solusi cepat dari pihak terkait agar ternak yang tersisa bisa diselamatkan dan tetap berkembang,” singkatnya. (Tim/JTV)
