Tana Toraja, Jurnaltivi.com – Walau suasana duka masih menyelimuti keluarga Aprida Rapi, ASN yang tewas dengan cara sadis karena ditembak KKB saat melaksanakan tugas mulia sebagai Kepala Bidang di Dinas Pertanian dan Peternakan Pemkab Jayawijaya, dikenal sebagai sosok yang mudah bersosialisasi dan juga menjadi tulang punggung keluarga.
Aprida Rapi yang merupakan anak ke 4 dari sembilan bersaudara saat tiba di Tongkonan Bulean di Kelurahan Leatung Matalli, Kecamatan Sangalla Utara, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga.
Sehingga membuat sejumlah keluarga dekat almarhumah Aprida Rapi menangis histeris, sebab sosok yang dikenal mudah bersosialisasi tersebut harus pulang kekampung halamannya dalam kondisi tak bernyawa.
Anak, suami maupun saudara almarhumah bercerita, jika sosok aprida rapi selain muda bersosialisasi juga dikenal ramah, sehingga dengan meninggalnya almarhumah dengan cara sadis membuat keluarga sangat terpukul dan meminta aparat penegak hukum segera memburu pelaku penembakan dan memberikan hukuman yang setimpal.















